Tuesday, September 12, 2006

Partai Kebangkitan Bangsa Posted by Picasa
Logo Muswil II PKB Riau Posted by Picasa
Para penggembira (undangan) dari ibu-ibu Posted by Picasa
Berbincang usai acara pembukaan Muswil Posted by Picasa
Garda Bangsa ikut foto bersama Posted by Picasa
Gubernur Memberi kata Sambutan Posted by Picasa
Panitia Muswil foto bersama dengan Gubernur dan Muhaimin Posted by Picasa
Gubernur Riau HM Rusli Zainal menyumbangkan sebuah lagu.... Posted by Picasa
Ketua Umum DPP PKB, Muhaimin Iskandar menyampaikan orasi politiknya pada pembukaan Muswil II PKB Riau.  Posted by Picasa
KH Khaidir Matwafa memberi sambutan  Posted by Picasa
PLT Ketua Dewan Tanfidz, Kiayi, Abu Yazid memberi sambutan Posted by Picasa
Mas Eman dan pengurus DPW PKB se Sumatera ... Posted by Picasa
Ibu-ibu PPKB ikut nimbrung di pembukaan Muswil  Posted by Picasa
Gubernur Riau HM Rusli Zainal didampingi Tasriani (kiri) dan Khaidir Matwafa kanan.  Posted by Picasa

Monday, September 11, 2006

Sekjen DPP PKB Ir HM HM Lukman Edy, MSi “Jadikan Riau Lokomotif Perkembangan PKB di Luar Jawa”

Sekjen DPP PKB Riau, Ir HM Lukman Edy, MSi, mengatakan PKB Riau mesti menjadi lokomotif perkembangan PKB di Sumatera. Ini sesuai dengan rencana DPP PKB yang ingin membesarkan PKB di luar pulau Jawa.
“DPP Berharap Riau sebagai lokomotif bagi perkembangan PKB di luar Pulau Jawa sesuai dengan cita-cita PKB yang ingin menjadi partai yang sangat menasional,” kata Lukman Edy di Pekanbaru beberapa waktu lalu.
Mantan Ketua DPW PKB Riau ini juga menilai masa depan PKB di Riau sangat cerah dengan melihat munculnya kader-kader muda yang muncul saat ini. Agar tujuan menjadikan Riau sebagai lokomotif partai ini di Sumatera, Edy berpesan agar pengurus DPW PKB Riau berkosentrasi penuh pada program-program yang disusunnya. Hal ini sudah didukung dengan konsolidasi internal PKB di Riau yang dinilainya sudah mantap. “Konsolidasi yang bagus itu merupakan starting point untuk menjalankan program-program PKB ke depan,” ujarnya.
Lebih lanjut dikatakan Edy, jika konsolidasi internal sudah mantap, maka tinggal bagaimana PKB Riau membuat program-program penting dan prioritas. DPP ujarnya, sangat berharap ada pemikiran-pemikiran baru dari PKB Riau untuk memecahkan berbagai solusi, baik solusi untuk partai maupun untuk kepentingan daerah dan bangsa.
Ditanya tentang peluang PKB Riau menggaet suara dari basis NU, Edy menjawab bahwa kultur Nahdatul Ulama (NU) saat ini masih cukup dominan di Riau. Hanya saja pelembagaannya yang belum terlihat. Karena itu hal ini merupakan tugas berat bagi kader PKB Riau untuk bisa mengartikan potensi kultural ini sebagai potensi politik yang tangguh.
Terakhir, Edy menyambut baik kehadiran kader-kader muda di PKB Riau hari ini. Ia menilai kemunculan kader muda di PKB Riau merupakan hasil kaderisasi yang kita lakukan selama ini. “Tidak boleh kita nafikan bahwa tampilnya anak-anak muda itu patut kita syukuri. Begitu juga kearifan dari kalangan tua untuk menyumbangkan pemikirannya, itu merupakan hikmah bagi PKB Riau. Kedua potensi ini saya harap harus saling mengisi.” (aji)

Pasca Muswil II DPW Riau, DPC Yang Berperilaku Tidak Wajar Diberi Sanksi

SEKRETARIS Jendral DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Ir HM Lukman Edy mengatakan bahwa pengurus DPC-DPC PKB yang bereperilaku tidak wajar selama Musyawarah Wilayah (Muswil) II PKB Riau akan diberi sanksi tegas. Hal itu dilakukan demi perbaikan PKB di masa yang akan datang.
Muswil II PKB Riau yang memilih Rizal Akbar sebagai Ketua Dewan Tanfidz DPW PKB dan Khaidir Wafa sebagai Ketua Dewan Syuro memang diwarnai aksi kurang simpatik dari beberapa pengurus DPC PKB.
Suasana persidangan sempat diwarnai aksi gebrak meja dan statemen pedas dari para pengurus yang pro ke salah satu calon. Bahkan, pimpinan sidang, Hanif yang juga Wakil Sekretaris Jendral (Wasekjen) DPP PKB sempat diminta turun oleh beberapa peserta Muswil.

Meski diakui Lukman Edy bahwa hal itu sebagai dinamika politik internal PKB, namun Edy yang pernah menjabat Ketua DPW PKB Riau itu menyebut bahwa dinamikanya ada yang positif dan negatif. Semua itu, kata Edy sudah dicatat dengan jelas dan gamblang oleh DPP dan akan menjadi catatan untuk evaluasi demi perubahan dan perbaikan PKB di masa yang akan datang.

“Kita melihat ada sikap dan perilaku peserta Muswil yang wajar, antara wajar dan tidak wajar bahkan ada yang tidak wajar. Yang tidak wajar ini akan kita beri sanksi,” tegasnya.

“Kalau dinamikanya positif, akan kita kembangkan untuk kemajuan partai sementara yang dinamikanya negatif akan kita evaluasi,” tambahnya.

Edy juga mengatakan, bahwa DPP tidak akan menutup mata atas apa yang terjadi selama Muswil PKB Riau. Pihaknya akan mengevaluasi mana proses yang sesuai dengan aturan dan etika dan mana yang tidak sesuai aturan dan etika. “Yang tidak sesuai dengan aturan dan etika tentu akan kita tegur,” katanya.

Terkait adanya DPC PKB yang SK-nya sudah mati, Edy mengingatkan agar segera menyurati DPP untuk menggelar Muscab. Jika dalam beberapa bulan tidak juga digelar Muscab, mantan anggota DPRD Riau ini mengatakan, DPP berhak mengambil alih kepemimpinan DPC.

Sementara itu Ketua Dewan Tanfidz DPW PKB Riau terpilih Rizal Akbar Ssi mengatakan pihaknya bersama tim formatur akan segera membentuk kepengurusan sesuai dengan struktur rekrutmen yang dimiliki PKB. Rizal mengatakan, dalam kepengurusan DPW PKB kedepan, akan melibatkan kalangan muda NU, kalangan profesional dan pengurus lama yang dinilai punya dedikasi terhadap partai.

Rizal juga mengatakan niatnya untuk mengevaluasi posisi PKB di fraksi gabungan. Ia menilai perlu ada iklim politik dan komunikasi yang sehat di fraksi gabungan. Karena itu bisa jadi mungkin jika ada wacana PKB keluar dari fraksi gabungan. (aji/pernah dimuat di harian Rakyat Riau)

Calon Menteri Itu Bernama Edy

Bukan lidi sembarang lidi - Lidi dibuat menangkap teri - Bukan edi sembarang edi - Lukman Edi calon menteri -

PANTUN Ketua Dewan Syuro PKB Riau, Khaidir Matwafa itu memang memancing gelak tawa peserta pembukaan Muswil II PKB Riau di Pangeran Hotel Senin malam. Tapi gelak tawa hadirin itu bersambut dengan tepuk tangan meriah yang menunjukkan dukungan penuh hadirin atas wacana mengantarkan Sekjen DPP PKB, Ir HM Lukman Edi duduk di jajaran menteri kabinet SBY.
Lukman Edy yang pernah menjabat sebagai Ketua DPW PKB Riau dan anggota DPRD Riau itu saat ini memang banyak berkiprah di Jakarta setelah dia terpilih sebagai Sekjen DPP PKB. Kiprahnya di kancah politik nasional mendapat pengakuan dari Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar. “Saya bersyukur setelah Mukhtamar PKB Semarang, saya didampingi oleh sahabat saya saudara Lukman Edy yang tenang seperti lautan tetapi menyelesaikan semua persoalan,” ujarnya memuji Edy. Muhaimin pun dalam orasi politiknya membeberkan skenario mengantar Edy ke kursi menteri. “Dulu saat Pak SBY minta calon menteri dari PKB ada tiga nama yang saya kirim yakni Erman Suparno, Lukman Edy dan Efendi Choiri. Tapi yang dipakai baru Pak Erman Suparno,” kenangnya. “Tapi pada rencana ressufel kabinet Oktober ini, mudah-mudahan Lukman Edy bisa jadi menteri,” tambahnya. ”Wah, jika keinginan DPP PKB mengantarkan Lukman Edy menjadi menteri jadi kenyataan maka keinginan agar putra Riau duduk di kabinet bakal menjadi kenyataan. Tentu saja, ini kabar baik sebagai bentuk pengakuan akan potensi besar yang dimiliki oleh putra-putra Riau untuk berkiprah lebih besar di kancah nasional. Semoga saja. (aji

Muswil II PKB Riau Berlangsung Seru, Rizal Akbar Pimpin DPW PKB Riau

PEKANBARU - Muhammad Rizal Akbar S.Si akhirnya berhasil menjadi Ketua Dewan Tanfidz DPW PKB Riau setelah melalui proses seru dan alot dengan pesaingnya Yulios Kahar. Rizal berhasil meraup enam suara dan Yulios memperoleh lima suara, sementara satu suara dari DPW, abstain.


Perolehan suara yang berselisih tipis antara Rizal Akbar dan Yulios Kahar membuktikan bahwa Rizal Akbar dipercaya oleh para Dewan Pimpinan Cabang (DPC) yang tersebar dari beberapa Kabupaten/Kota di Riau untuk memimpin DPW Riau perioede 2006-2011.

Sebelum dilakukan pemilihan Dewan Tanfidz, para perserta terlebih dahulu menetapkan tata tertib pemilihan Dewan Syuro dan dilanjutlkan dengan tata tertib pemilihan Dewan Tanfidz. Setelah tata tertib disahkan, para peserta selanjutnya melaksanakan pemilihan Dewan Syuro DPW PKB Riau.

Berdasarkan usulan dari peserta, ditetapkan calon Dewan Syuro adalah Syamsir Iskandar dan Khaidir Mat Wafa. Setelah ditetapkan menjadi calon, dilanjutkan dengan pemilihan dewan syuro yang langsung dipimpin oleh DPP PKB. Melalui persaingan pemilihan cukup seru, Khaidir M Wafa berhasil unggul mengalahkan lawannya Syamsir Iskandar. Khaidir M Wafa mampu meraup 7 suara dan Syamsir Iskandar 5 suara.

Khaidir M wafa yang berhasil unggul sebagai Dewan Syuro mengemban visi silaturrahmi diantara sesama kader PKB. Baginya, silaturrahmi merupaan modal utama dalam melaksanakan konsolidasi politik, mulai dari tingkat ranting hingga pusat.

Rizal Bersukacita, Yulios Kesal
Setelah Rizal Akbar berhasil menang tipis dengan lawan saingnya, tidak membuat Rizal Akbar gembira. Ia mengaku, terpilihnya dirinya sebagai Ketua Dewan Tanfidz DPW PKB Riau merupakan amanah yang harus diemban dalam rangka memenangkan PKB pada Pemilu mendatang. Rizal mengaku, langkah pertama yang akan dilakukannya dalam masa kepengurusan periode 2006 2011 adalah melaksanakan konsolidasi politik dengan DPC, Pimpinan Anak Cabang (PAC) dan ranting. Dari simpul-simpul struktur tersebut akan digalang kekuatan partai untuk memperoleh suara terbanyak pada pemilu 2009 nanti.

“Amanah dari kader PKB ini merupakan tugas berat yang harus diemban dalam rangka menjadikan PKB sebagai partai yang mampu menang pada pemilu mendatang. Oleh karenanya, langkah pertama yang akan kita lakukan adalah melakukan konsolidasi politik dengan seluruh simpul struktur PKB. Karena kekuatan dasar itu berada pada simpul-simpul yang telah terbentuk, mulai dari tingkat DPW, DPC, PAC dan ranting,” ujarnya.
Yolios yang kalah tarung dengan Rizal Akbar, seusai pemilihan Dewan Tanfidz langsung keluar ruangan. Dari raut wajahnya terlihat dirinya merasa kesal atas kekalahan yang ia peroleh. Akan tetapi, sebelumnya ia juga menyempatkan diri berpelukan dan bermaafan- dengan pesaingnya yang lebih unggul yaitu Rizal Akbar. (dil) pernah dimuat di Rakyat Riau

PKB Resmi Dukung Rusli di Pilgub Riau 2008

PARTAI Kebangkitan Bangsa secara resmi mendukung Rusli Zainal untuk maju di Pemilihan Gubernur 2008. Dukungan PKB itu langsung disampaikan Ketua DPP PKB, Muhaimin Iskandar saat sarapan pagi di kediaman Gubernur Selasa pagi minggu lalu, (4/9). Menurutnya, Rusli Zainal selama ini dinilai berhasil menjalankan kepemimpinannya dan punya visi yang jelas untuk membangun Riau sebagai teras Indonesia bagi negara-negara tetangga.

“Ini sikap politik resmi dari PKB untuk mendukung Pak Rusli memenangi Pilgub 2008 nanti. Hal ini karena kita melihat, Pak Rusli berhasil memimpin Riau selama ini,” kata Muhaimin Iskandar.

Wakil Ketua DPR RI ini mengatakan, bahwa PKB akan bekerja keras membantu Rusli Zainal baik dalam menyelesaikan masa kepemimpinnannya maupun saat maju di Pilgub 2008 mendatang. “Saya yakin Pak Gub ini tak usah kampanye pun InsyaAllah akan dipercaya kembali oleh masyarakat,” ujarnya. “Pokoknya semua kader PKB di Riau harus siap memenangkan Pak Rusli di Pilgub 2008 nanti,” tambahnya.

Muhaimin yang selalu mengusung soal kebangkitan Indonesia ini juga menyatakan optimismenya bahwa, Rusli Zainal akan dengan mudah menang di Pilgub 2008 mengingat upaya dan program kerjanya selama ini. Ia yakin bahwa di bawah kepemimpinan Rusli Zainal dalam kurun tujuh tahun mendatang, Provinsi Riau yang kaya akan sumber daya alam ini akan mampu menjadi “teras” Indonesia di Sumatera. “Riau di bawah Pak Rusli akan menjadi kebanggaan Indonesia dan teras negara ini bagi negara-negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura,” katanya.

Terkait dengan perjuangan Rusli Zainal dalam membangun infrastruktur di Riau dan upayanya mengentaskan kemiskinan dan kebodohan, Muhaimin juga berjanji untuk ikut membantu melalui suara PKB di DPR RI. “Kita akan membantu mengucurkan program-program maupun anggaran dari APBN bagi percepatan pembangunan infrastruktur di Riau,” ungkap keponakan Gus Dur ini.

Acara sarapan pagi kemarin selain dihadiri pengurus DPP PKB, juga turut serta pengurus DPW PKB Riau, anggota DPR RI, tokoh masyarakat seperti Abbas Jamil, Ismail Suko, Fadlah Sulaiman, KH Bachtiar Daud, Viator Butar-Butar, Sekda Mambang Mit, Asisten II Herliyan Saleh, Kepala Bappeda Emrizal Pakis, dan Robin P Hutagalung anggota DPRD Riau.

Mantan Ketua MUI Riau yang kini menjabat Imam Besar Masjid Agung An Nur, KH Bachtiar Daud pada kesempatan itu menanggapi positif dukungan PKB kepada Rusli Zainal di Pilgub 2008 mendatang. Menurut mantan anggota DPRD Riau ini, dukungan seperti yang diberikan PKB kepada Rusli Zainal adalah hal yang wajar dan diikuti dengan alasan yang rasional. Ia pun mengaku punya penilaian yang sama seperti Muhaimin Iskandar atas kepemimpinan Rusli Zainal selama ini. “Saya kira secara personal, kepemimpinannya cukup baik dan programnya cukup berhasil,” katanya.

Sementara itu, Rusli Zainal yang ditanyai soal dukungan PKB terhadap dirinya itu mengaku bersyukur atas kepercayaan yang diberikan PKB melalui Ketua Umumnya Muhaimin Iskandar. Menurutnya, semua itu diserahkan pada mekanisme politik yang ada dan masyarakat yang akan menjadi pemilih di pemilihan gubernur 2008 mendatang. Ia menegaskan bahwa prioritas kedepan adalah bagaimana menyukseskan program-program pembangunan dalam rangka mengentaskan kemiskinan, kebodohan dan pembangunan infrastruktur di provinsi Riau. (aji/pernah dimuat di Rakyat Riau)
tema Mswil II PKB Riau, menyongsong kejayaan PKB Riau yang gemilang, cemerlang dan terbilang. Posted by Picasa
abdul wahid, calon Sekum DPW PKB bersama Zulkifli Garda Bangsa. Posted by Picasa
suasana pasca pemilihan ketua dpw pkb riau Posted by Picasa
Rizal yang menang atas Yuliyos saling berpelukan... Posted by Picasa
Calon Ketua M Rizal Akbar SSi menyampaikan visi dan misi nya sebelum pemilihan ketua dewan tanfiz dpw pkb riau Posted by Picasa
H Syamsir dan khaidir Matwafa saling berpelukan setelah Kh Khaidir Matwafa terpilih menjadi ketua dewan syuro PKB Riau dengan mendapat dukungan dari 7 DPC PKB Posted by Picasa
Wasekjen DPP PKB, Mas Hanif menghitung suara pemilihan Ketua Dewan Syuro PKB Riau disaksikan Rizal dan Yuliyos Posted by Picasa
H syamsir dan kh khaidir matwafa, calon ketua dewan syuro duduk di depan sebelum penyampaian visi dan misi. Posted by Picasa
dua kandidat serius betoooll, yuliyos kahar dan rizal akbar Posted by Picasa
calon ketua Yuliyos Kahar sedang serius mengikuti sidang muswil  Posted by Picasa
suasana peserta muswil II, nampak Pak Imron Effnedi H, paling kiri Posted by Picasa